| Category: | Books | | Genre: | Romance | | Author: | danni junus |
awalnya gw gak pengen beli ini novel, tapi karena gw udah nongkrong lebih dari satu jam di Gunung Agung, rasanya gak etis klo gak beli. hehehe akhirnya gw beli 2 novel deh, yang satu belom ke baca...
now, almost midnight... another days will pass... going to Tuesday 18th july..
novel ini ceritanya ringan bgt karena di tulis (kebanyakan) dalam bentuk dialog dan everyday story bgt. jadi mingkin ada beberapa kejadian, "eh... itu kaya gw dulu deh..." ato "iya tuh... gw juga punya pengalaman kaya gitu" cos basicly, it's everyday story bgt deh... tapi bukan berarti ceritanya gak seru, lumayan menarik juga terutama dari gaya penulisannya. gimana pengarangnya bikin klimaks dengan sangat pas dan manis...
tokoh utamanya Dharmala, mahasiswi yang belom lulus kuliah di jurusan yang belakangan gak di sukainya, dan sedang meniti karier di sebuah radio di Bandung. di awali dengan putus cintanya dengan sosok lelaki sempurna Revan. yang mempertemukan Dharma dengan Atari-lelaki bukan sosok idamannya, yang justru membuat hidupnya terasa lebih hidup..
perbedaan yang jauh banget antara Revan dan Atari di bahas dengan sisi "kewanitaan" banget, dimana akhirnya "perasaan seorang wanita" memegang peranan yang penting dalam banyak keputusan yang di ambil Dharma.
cerita nya terus mengalir, sampai akhirnya Dharma harus menggambil keputusan yang penting dalam hidup nya, impian ato kenyataan.
yang bikin novel ini gw baca tuntas ampe udah tengah malam ini (woi... besok pagi, gw harus ketemu dosen pembimbing, mana belom bikin report pula') adalah ending nya yang bikin penasaran. mungkin gak seru klo baca sekilas gitu aja, tapi setelah ge pikir-pikir, itu mungkin ending yang paling pas.. mo tau ending nya gimana??? baca ndiri aja yah ^^
yang bisa gw ambil dari novel ini, adalah kekuatan dari impian. gimana manusia itu mampu melakukan hal-hal yang sedikit aneh untuk mendapatkan impiannya dan bagaimana manusia berusaha untuk mampu mewujudkan impian tsb. dan bagaimana manusia harus pasrah akan impian yang tak mungkin bisa di wujudkan...
yang pasti ni, gw baca novel ini jadi kangen.... maybe now, i bet he was on his own dream's world....
| |
|